pernah aku, aku pernah
mungkin kau belum
jadi, kau tak tau seperti apa rasanya!
kau bilang, perempuan itu belajar rasa NGILU dari kau
bagaimana jika sekarang
kuajari kau rasa NGILU itu?
berdamai dengan masa lalu
mungkin itu sulit bagimu, pun bagiku
bahkan, nyanyianku kau anggap pelacur
sama seperti sajakmu, …pelacur
pelacur 'pelarian curhatan' kata seorang teman
kau gila, aku sinting
kau sinting, aku gila
kita pelacur yang sinting dan gila!
anti depresan apalagi yang mesti kita tenggak?
alkohol apalagi yang mesti kita teguk?
subtansi apalagi yang mesti kita hirup?
matilah! matilah! pelacur-pelacur seperti kau dan aku
buat apa?? Sampai kapan kita perlu rasa NGILU?
aku jijik, aku muak!
matilah! matilah! pelacur-pelacur seperti kau dan aku
yang jatuh cinta dengan rasa NGILU….
(MARET 2008, http://www.flickr.com/photos/vedeneeva/847615734/)