Blog EntryCERMINFeb 3, '08 3:05 PM
for everyone

mata itu, bukan mataku
wajah itu, bukan wajahku
senyum itu, bukan senyumku

lalu siapa ia?

ia tampak pucat
ia begitu kaku
ia tak lagi ramah

lalu siapa ia?

dulu ia sumringah
dulu ia luwes
dulu ia begitu ceria

apa salah cermin?

kata temanku
cermin itu menggandakan
adanya aku yang satu
bisa menjadi dua

apa salah aku?

kata sang cermin
temanmu boleh jadi benar
tapi bisa saja keliru
kau adalah kau
cermin hanyalah cermin

kapan aku boleh berlari dari bayanganku sendiri?
dan membuat aku-aku lain tanpa cermin…

(25 februari 2007, PENDULUM)


sayapimaji wrote on Feb 3
mata itu, bukan matakuwajah itu, bukan wajahkusenyum itu, bukan senyumku lalu siapa ia?
bukan cermin, itu jendela tetangga sebelah kali. heheheheh...
mariamantic wrote on Feb 3
bukan cermin, itu jendela tetangga sebelah kali. heheheheh...
cerminnya tetangga sebelah....hehhehehe
didjerama wrote on Feb 3
a whiter shade of pale
mariamantic wrote on Feb 3
a whiter shade of pale
lenoxian...
didjerama wrote on Feb 3
hahhaha aku mencintainya
tapi awalnya procol harum yg bawain
antikris wrote on Feb 3
Telah muncul sebuah genre baru: puisi tebak-tebakan. Contoh:

mata, tapi bukan mata
mulut, tapi bukan mulut
bibir, tapi bukan bibir

lalu apaan tuh?
Comment deleted at the request of the author.
mariamantic wrote on Feb 3
Telah muncul sebuah genre baru: puisi tebak-tebakan. Contoh:

mata, tapi bukan mata
mulut, tapi bukan mulut
bibir, tapi bukan bibir

lalu apaan tuh?
wahhh, dosen sastra yang komentar.....(gak berani komen :D)
mariamantic wrote on Feb 3
hahhaha aku mencintainya
tapi awalnya procol harum yg bawain
sama bagusnya kok...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help