Blog Entrysenyap sunyi meriap di antara denting hujanNov 18, '07 12:49 PM
for everyone
senyap sunyi meriap di antara denting hujan

dua malam lalu aku membasuh mataku
dengan air mata yang kau caci kemurniannya
hingga kini ia enggan mengalir....

dua malam lalu aku menyumpahi ucapanku
dengan kata maaf yang kau hardik ketulusannya
hingga kini ia sungkan berucap...

dua malam lalu aku menjejali pikiranku
dengan kosong yang tak pernah menjadi kosong
hingga kini semua sama saja...

         .........................................di hadapanmu

senyap sunyi meriap di antara denting hujan


hingga malam ini dan malam seterusnya
menjejalsumpal segala ketakutan...segala ketakutan
lalu memukul dada lalu mencabiknya lalu
semua yang ditelan tumpah ruah seperti muntah

...ironisnya tak ada yang kau takuti


lalu apa bedanya dengan kosong?
kosong yang tak pernah menjadi kosong
seperti kesenyapan yang kau tawarkan
dua malam yang lalu...

lalu senyap sunyi meriap di antara denting hujan...


(19 november 2007, selatan jakarta)

14 CommentsChronological   Reverse   Threaded
puncakdewa wrote on Nov 18, '07
au , maria...maria, what a poem. kok jadi sedih ya abis baca yang ini.
mariamantic wrote on Nov 19, '07
hmmm....moodnya begitu :-)
stephenharbour wrote on Nov 19, '07
kosong yang tak pernah menjadi kosong
seperti kesenyapan yang kau tawarkan

halo mbak maria....

bagus nih... :)
rsaraswati wrote on Nov 19, '07
the ending sends shivers up the spine..
mariamantic wrote on Nov 19, '07

halo mbak maria....

bagus nih... :)
eh...agung! :D ....kok suka bagian itu sih?
mariamantic wrote on Nov 19, '07
the ending sends shivers up the spine..
kok bisa...? (nggak horor kok...:D) ...thank you rieke, udah mampir....
kepikabu wrote on Nov 20, '07
masih gelap-gulita juga nih...
casadelyndra wrote on Nov 20, '07
ada apa ya????
mariamantic wrote on Nov 20, '07
masih gelap-gulita juga nih...
...apanya yang gelap? :(
mariamantic wrote on Nov 20, '07
ada apa ya????
...ada puisi ...lisa.... :-)
ruhlelana wrote on Nov 30, '07
"hingga malam ini dan malam seterusnya
menjejalsumpal segala ketakutan...segala ketakutan
lalu memukul dada lalu mencabiknya lalu
semua yang ditelan tumpah ruah seperti muntah"

(sigh...;-(
mariamantic wrote on Nov 30, '07
"hingga malam ini dan malam seterusnya
menjejalsumpal segala ketakutan...segala ketakutan
lalu memukul dada lalu mencabiknya lalu
semua yang ditelan tumpah ruah seperti muntah"

(sigh...;-(
life goes on... :-)
roedey wrote on Mar 10
aku gak bisa komentar selain bagus
mariamantic wrote on Mar 10
wahh.....udah mampir aja itu udah lebih dari cukup, apalagi dibilang bagus..hehheeh :)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help