huruf-huruf membesar
ditulis dalam tinta darah
yang mengalir memompa jantung
diam bersama sunyi
melarut bersama sunyi
bertatap tanpa mata
aku mengenali suara itu
lalu aku sembunyi
sembunyi sembari mencuri
darimana suara berasal
berteriak dalam hati
“kita berada di frekwensi yang sama!!”
bisa saja kita bertemu
bisa saja tidak
momen ini bisa saja lepas
karena frekwensi ini adalah persembunyianku
bisa jadi tidak untukmu
adakah signal yang meleset?
sandi yang tak terpecahkan?
aku tak mengenali
asal suara tadi...
meski aku mengenali
kesunyiannya...
lambat laun meredup, sayup, lalu hilang
ini karena aku
pembaca tanda yang buruk
22 februari 2007